Pada tanggal 12 Maret 2012, untuk pertama kalinya kantor JICA Pusat dan JICA Indonesia mengadakan pertemuan melalui sambungan langsung jarak jauh (teleconference).  Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai ringkasan aktivitas serta rencana jangka panjang dari proyek JICA di Subang. Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa pendapat dari pihak support committee yaitu:

  • Harus ada pengajuan proposal terhadap pihak berwenang untuk pemilihan antibodi sapi serta kompensasi terhadap peternak.
  • Berdasarkan hasil presentasi mengenai teknik diagnosa dari BPPV Subang, terdapat peningkatan dari tiap laboratorium  karena peningkatan kemampuan dari staff BPPV Subang serta expert JICA.
  • Project Design Matrix dari Proyek JICA Subang sebaiknya di revisi menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
  • Pada tahun 2012 akan ada tenaga ahli singkat dari Epidemiologi, Parasitologi, Pathologi dan Kesmavet sesuai dengan kebutuhan.
  • Mempelajari efektiftas penanganan parasit jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN atau negara lainnya.

Selain itu, pada tanggal 14 Maret 2012 diadakan pertemuan perdana JCC yang diselenggarakan oleh Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, yang diikuti oleh 31 peserta. JICA Project mempresentasikan drat dato PDM yang sudah direvisi, hasil survey, hasil dari kegiatan, rencana jangka panjang, serta draft mengenai pilot project.

248 View