Salah satu prioritas dalam menjalankan tugas dan fungsi Dinas Peternakan dan Balai Veteriner Subang dalam  pengendalian dan penanggulangan penyakit  hewan adalah menciptakan stabilitas kesehatan hewan dan pengamanan produk asal hewan. Komitmen ini ditunjukkan dengan merangkul para pemangku kepentingan yaitu dari industri peternakan dan peternak dalam sebuah kegiatan Forum Peternakan Kabupaten Subang (Creative Communication Meeting) pada tanggal 11 Desember 2013 di Balai Veteriner Subang.

Sambutan dari perwakilan Balai Veteriner menjelaskan bahwa cakupan  wilayah kerja balai yang meliputi 3 (tiga) provinsi yaitu Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Beliau berharap dengan adanya forum ini maka komunikasi dan koordinasi antara balai dan stakeholder yang ada terbina dengan baik dan ajang ini dapat digunakan sebagai model percontohan forum bagi wilayah yang lainnya.

Sambutan dari perwakilan Forum  Komunikasi Peternakan Unggas  dan Flu burung diwakili oleh drh. Agus Sugama. Beliau menyampaikan bahwa pada awalnya forum ini hanya sebatas forum komunikasi unggas dan flu burung, dengan melihat potensi yang ada di daerah Subang maka  sekarang forum ini berkembang luas menjadi forum komunikasi unggas, flu burung, hewan besar, dokter hewan praktek, produsen obat hewan, dan produk asal hewan.

Acara ini dibuka oleh Bapak Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Subang, pada kesempatan ini kepala dinas peternakan menyampaikan terimakasih kepada pihak yang terkait dan menyarankan agar kerjasama ini dilakukan secara berkesinambungan untuk saling memberikan informasi.

Pertemuan ini dihadiri 13 perusahaan peternakan dari sektor 1 dan 2, kelompok pedagang dan pemotong ayam, dokter hewan praktek, KPSBU, BPPHK Cikole, UPTD Peternakan, Rumah Potong Hewan dan Pasar Hewan serta Dinas Peternakan Kabupaten Subang, Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat dan Balai Veteriner Subang.

Semua pemangku kebijakan/kepentingan diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak industri peternakan  agar tercipta harmonisasi kesehatan hewan dan keamanan pangan  dalam mendukung ketersediaan bahan pangan asal hewan yang aman, sehat utuh dan halal.

Agar terjadi optimalisasi pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan, maka dipaparkan program dan kebijakan pengamanan PHMSZ (Penyakit Hewan Menular Strategis dan Zoonosis) di Subang, serta persyaratan teknis kesehatan hewan dalam lalu lintas hewan.

Dalam pertemuan ini juga disepakati beberapa hal :

Perlunya sharing data populasi dan lalu lintas ternak dari pelaku dan/atau pemangku kepentingan
Pertemuan serupa akan dilakukan setahun 3 kali dengan menghadirkan narasumber
Mengutip apa yang disampaikkan oleh drh. Agus Sugama, ” Pada intinya  pengusaha senang, orang subang senang, aku ada, lingkunganku bahagia dan sejahtera”.

374 View