Di Indonesia, pengawasan untuk penyakit yang disebabkan oleh arbovirus tidak dilakukan di lapangan, sehingga situasi penyakit ini tidak cukup diketahui. Akan tetapi dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi peternak karena penyakit tersebut dapat menyebabkan aborsi, kelainan bawaan, dan sebagainya. Pada 17 Januari 2014, telah diadakan seminar tentang diagnostic arbovirus di Balai Veteriner Subang. Judul […]

Read More